Jumat, 18 November 2011

Pengalaman jadi coass praktikum

Menjadi co-Ass itu emm... sesuatu!
Tidak terasa memang.. kini aku sudah mencapai tahun ketiga masa pendidikan S1 di Jogja tercinta ini. Tak pernah aku berhenti bangga akan jurusanku. Yup inilah pilihanku. Malah pilihan pertama gitu loh!
Di semester 5 ini aku daftar untuk menjadi coass praktikum mikrobiologi industri. Alasan kenapa aku memilih bidang ini adalah ya menurutku ini adalah bidang yang paling cocok daripada praktikum yang lain. Masak-masak!!! Meskipun jujur aku kurang suka membahas mikrobiologi yang rempong itu.. udah kecil, ribet lagi. Tapi subhanallah.. banyak dari mereka yang bisa manusia ambil manfaatnya.
Di praktikum ini ada 6 acara pembuatan produk dan 1 acara yautu inovasi produk sekaligus analisa usahanya. Enam kandidat produk yang akan diinovasi adalah nata de coco, VCO, yoghurt, mocaf, tape ketela, dan tempe ..
Praktikum ini berlangsung kurang lebih satu bulan. Dan sekarang adalah proses koreksi laporan dan masa tenggang menuju responsi. Banyak pengalaman yang kau ambil dari sini:
1. Koreksi itu susah
Hmm.. aku dulu memang suka bidang ngajar mengajar tapi kalau sudah menyentuh pengkoreksian dan memberi nilai.. hmm.. aku kurang suka. Apalagi aku masih mahasiswa gini,, dan nilai praktikum adek angkatan bergantung pada kami. Wow... hatii-hati akan subyektifitas deh
2. Kita beda
Indonesia jelas beragam. Dalam satu lab aja sudah beragam sekali orangnya. Ada praktikan yang diem, ada yang aktif tanya, dan ada yang ngeyel (ini ni yang susah.. bikin geregetena!). tapi alhamdulillah bisa sabar
3. Tahu kemampuan kita
Pernah ya ada praktikan yang tanyanya mendalam sekali.. maksudnya jawabannya aku kurang faham.. yah akhirnya jawabannya adalah “dicari aja ya dek,,,ntar dimasukin pembahasan..”” hmm akhirnya aku juga harus cari tahu tentang itu. Dengan begini aku tahulah seberapa bodoh atau seberapa pinternya aku.. khususnya untuk bidang mikrobiologi industri.. wkwkw
Dan semua itu tertutup dengan melihat senyum mereka yangmerekah.. hehe kayak apa aja.
Di acara terakhir ada presentasi inovasi produk. Dua hari dengan 12kelompok presentasi perharinya...nggak bosen.. karena kenyang jadi tester produk mereka.
Good job dah!!! Aku bangga pada kalian... dan rekan-rekan coass lain,, senang bekerjasama dengan kalian.. eyin,mel,oyik,gabel,diana.

Senin, 19 September 2011

Sekilas ramadhan..

Tidak terasa tigaperempat ramadhan telah terlalui. Apa kabar dengan diri ini? Apa kabar dengan hati ini? Ibadah, targetan, apakah sudah mencapai batas minimal yang diinginkan?
Tentu penyesalan hanya ada di akhir. Dan baru sekatrang aku tertarik untuk membaca buku panduan ramadahn ini.yah yang jelas ini bukan buku panduan ramadhan buat anak yang masih belajar puasa. Buku panduan ini pantasdipelajari oleh orang dewasa yang 17+ seperti aku, dan kamu.. tujuannya adalah tentu untuk lebih memahami makna dari puasa itu sendiri dan juga memperlancar ibadah yang kita lakukan karena ada panduan ibadah ramadhannya juga. Buku ini tidak dari aku beli, juga tidak dari nemu, buku ini aku pinjem dari suatu tempat yang tidak jelas siapa pemilik dari buku ini. Dan akau sangat berhasrat membacanya saat pertama kali melihat covernya. Yup, ini adalah tertarik pada pandangan pertama. Dan malam ini aku harus menyelesaikannya dan besuk aku akan mengembalikan buku ini pada tempatnya. Semoga Allah memberi aku umur hingga esok dan mengampuni dosaku. Aamiin.. 22:09 19/8

Kamis, 21 Juli 2011

PENTINGNYA BERORGANISASI

Sudah genap 2 tahun aku berstatus sebagai mahasiswa di Jogja. Banyak yang aku lalui. Banyak orang-orang yang aku kenal, dari teman kuliah,teman kos, dan teman organisai. Awalnya aku masih ogah-ogahan untuk mendapat amanah di organisasi. Sepertinya, tak ada banyak hal yang aku dapatkan. Tapi kini, ternyata aku salah. Berorganisasi ternyata sangat penting. Menjadi orang yang sangat sibuk itu ternyata asyik.
Meskipun sekarang adalah waktunya liburan semester, aku merasa ada yang kurang saat aku tidak mendapat amanah. Undangan rapat yang rutin aku terima, yang dulu sangat kubenci, kini malah aku tunggu-tunggu. Aku juga merasa ada yang kurang saat ada event di kampus dan aku tak terlibat di dalamnya. Semoga ini adalah wujud dari keinginan untuk berkontribusi, bukan untuk niat lain.
Beberapa manfaat berorganisasi dari pengalaman pribadi:
1. Melatih kita untuk mengungkapkan ide di depan umum. Hal ini tentu sangat penting. Ide yang meluap-luap, akan sia-sia bila tidak dishare. Dan dengan berbagi ide, kita bisa mendapat umpan balik yang tentunya baik untuk perkembangan pemikiran kita. Dengan berorganisasi, kita akan bertemu banyak orang. Banyak inspirasi yang akan kita dapat.
2. Memperluas jaringan. Dengan berorganisasi, kita bisa mengenal orang yang beda fakultas misalnya. Dan hal ini akan sangat mempermudah untuk memperoleh informasi ataupun menyebar informasi. Yakin deh, semakin luas jaringan, itu akan mempermudah kita untuk menggapai sukses.
3. Melatih soft skill untuk bekerja nantinya. Sudah banyak diketahui bahwa bekal untuk masuk dalam dunia kerja tidak hanya IP yang cukup tapi kemampuan untuk membawa diri dan berinteraksi dengan banyak orang adalah hal yang juga penting. Dengan berorganisasi, kita akan sering berlatih untuk menghasilkan suatu keputusan bersama dan memenej diri.
Ayo berorganisasi!!!