Senin, 26 November 2012
BANGUN PAGI MENENTUKAN HARI INI
Bagi orang pada umumnya, bangun pagi adalah hal yang susah dan menjengkelkan. Di saat mendengar alarm dan reflek tangan tak bisa dihindari untuk mematikan alarm tersebut dan memeluknya kembali tidur. Padahal apa sih enaknya tidur? Di saat kita terlelap toh kita tidak bisa merasakan apa-apa karena kita tak sadar. Perlu diperbaiki niat kita tidur adalah untuk mengistirahatkan badan agar tidak mengganggu aktivitas selanjutnya dan agar lebih produktif. Dan tak ada istilah balas dendam tidur. Waktu tidur kita di hari kemarin yan kurang tak akan pernah bisa dibayar dengan tidur lebih lama di hari ini.
Oke kembali ke kebiasaa bangun pagi yang susah. Kita takakan menyia-nyiakan pagi yang indah jika kita tahu banyak sekali manfaat bangun pagi. Garis besarnya adalah kita tak akan tergesa-gesa lagi dalam mempersiapkan hari itu. Sungguh tidak nyaman di saat mandi harus buru-buru, lari-lari, hingga tidak sempat sarapan.
Dan rasulullah pun telah menganjurkan untuk tidur lebih awal dan bangun di pagi hari. Nyaman banget lo kita bisa tau bagaimana keindahan matahari terbit dan menghirup udara pagi yang hmmm dingin dan segar. Dengan bangun pagi, dijamin nggak akan ada barang yang ketinggalan menuju tempat aktivitas kecuali kita emang pelupa hehe.. dan yang tak kalah penting adalah kita bisa mempersiapkan hari itu dengan lebih baik semisal mempersiapkan sarapan yang bergizi, olahraga sebentar, dan kita bisa menyempatkan berdiri di depan kaca dan berkata-kata positif untuk mensugesti diri kita bahwa hari itu akan berjalan dengan baik. “hari ini aku akan tersenyum penuh cinta dengan semua orang yang kutemui”, “hari ini aku akan mendapatkan hari yang indah!” sukses!
Senin, 27 Agustus 2012
¬¬Memotivasi diri dan Memperbaiki diri
Ada orang yang
berani berbuat hal besar sebagian besar disebabkan karena motivasi. Pemaksaan
pada diri cenderung kurang baik. Dipaksa sama artinya dengan dimanipulasi dan
tentu hasilnya akan berbeda dengan
sesuatu yang murni.. Ada motivasi yang datang dari luar dan dari dalam. Hasil
dari keduanya bisa sangat
signifikan. Contohnya adalah tahajud,
tergantung motivasi. Bisa semangat
tahajud karena mengetahui bahwa tahajud nikmat, jalan keselamatan, jalan
pertolongan allah, diampuni dosa, disayang allah. Sedangkan yang malas tahajud. Mempunyai banyak alasan
seperti kalau tahajud besuk kuliah
ngantuk, sering gak enak badan kalo bangun pagi. Memperbanyak alasan akan berakhir tidak
terlaksananya ibadah tersebut. Kita harus senang memotivasi diri. Kalo orang
lain bisa kenapa kita nggak bisa. Kita akan kuat jika terus memotivasi diri.
Memotivasi dengan kata yang berulang ulang dan ditegaskan. Aku bisa! Aku bisa!
Aku bisa!
Sebusuk apapun
kita dengan dosa, kalau mau tobat, ampunan allah lebih besar. Allah
berfirman : sesungguhnya allah tidak merubah.
Keadaan suatu kaum hingga kaum tersebut merubahnya sendiri. Yang jadi masalah
dalam hidup adalah diri kita tidak mau berubah. Banyak sekali yang kita
fikirkan. Semua itu tidak masalah tapi tak ada manfaatnya kalo diri kita tidak
berubah. Bagaimana mungkin kita menyikapi semua yang berubah tapi kita tidak
berubah? Kalo segala urusan bertambah, kemampuan tidak bertambah, hasilnya adalah
akan stres. Kalau ingin tahu kuncinya, rubah diri kita.. salah satu contoh
adalah kita ingin membuak suatu usaha. Usaha butuh modal? Lihat diri kita
apakah sudah pantas dipercayai untuk megang modal. Sayang kita hanya bisa menyalahkan,
susah nyari kerja, perusahaan, susah cari karyawan! Orang yang bersungguh2 pada
allah, allah akan lebih bersungguh2 lagi menunjukkan jalannya, menuntun kita.
Kesungghan merubah diri adalah kunci sukses. Tuntut diri sendiri sebelum
menuntut orang lain. Kasihan orang palestin? Lebih Kasian kita kalee.. cara
kita gak bener..
KKN 2
Setelah sampai
tempat KKN, tak jarang kita akan shock
dengan keadaan yang jauh dari bayangan. Tak apa jika keadaannya lebih baik dari
bayangan tapi jika lebih parah atau sangat parah haha.. tak jadi soal..
Justru hal-hal
yang di luar dugaan inilah yang harusnya kita jadikan tantangan untuk belajar
lebih banyak. Misalkan daerah tempat KKN kita langka air, ya kita bisa belajar
untuk hemat air. Misalkan tempat tinggal yang kita dapat adalah rumah reot yang
sempit dan kotor, ya kita harus memperbaikinya hingga menjadi tempat hunian
yang pantas. Kita harus benar-benar belajar mandiri. Tenang.. semua akan
berproses dengan indahnya. Kuncinya adalah dengan selalu berfikir positif.
Proses
selanjutnya adalah bersosialisasi dengan masyarakat. Kita harus sangat peka
untuk mengetahui kultur atau kondisi dari daerah KKN kita. Jangan sampai program-program yang
telah kita rancang tidak bermanfaat bagi masyarakat sasaran KKN kita. Dekati
mereka, fahami mereka, analisa permasalahan yang ada. Berangkat dari itu kita
bisa mengsinkronkan masalah yang ada dengan solusi penyelesaian berupa
program-program KKN yang akan kita laksanakan.
Bagaimana cara
akrab dengan masyarakat? Bagaimana jika mereka menggunakan bahasa daerah yang tidak kita mengerti? Kita harus sering-sering
berinteraksi dengan mereka, entah numpang mandi di rumah penduduk, atau hanya
sekedar ngobrol. Biasanya warga akan senang jika kita membawa manfaat bagi
mereka. Contoh kecilnya adalah kita membantu ibu-ibu memasak, membersihkan
lingkungan, atau dengan sering sholat berjamaah di masjid.
KKN....
menyenangkan....
Langganan:
Postingan (Atom)
